LINGKUP PELAYANAN

PELAYANAN

GEREJA DAN PELAYANANNYA

Sebagai bukti sebagai gereja yang bergerak dan bertumbuh dalam kualitas, maka gereja secara konsisten memberikan penyegaran iman kepada jemaat melalui ibadah-ibadah yang berkulitas. Demikian pula pemberian sakramen perjamuan Kudus dilaksanakan sekali dalam sebulan setiap minggu pertama. Demikian pula diadakan pelayanan Pernikahan di gedung gereja bagi pasangan yang tetap menjaga kekudusan. Selain itu dilayani penyerahan anak kepada Tuhan yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dalam ibadah umum Minggu.

Bertambahnya daerah pelayanan semakin besar pula tanggung jawab gereja utuk mengelola dengan sebaik-baiknya pekerjaan di ladang Tuhan. Tanggung jawab tersebut meliputi pendanaan, penempatan hamba Tuhan serta pengelolaan jemaat.

Di bawah ini kami uraikan perkembangan dan pertumbuhan gereja yang bertujuan untuk meningkatkan iman jemaat yang sehat dan berkualitas.

  1. PIKAT (PERSEKUTUAN IMAN KRISTEN AGAR TUMBUH)

Sebelum berganti menjadi Pikat sekitar tahun 2001, pelayanan ini disebut sebagai rayon yang mengacu pada kewilayahan diadakannya kebaktian rumah tangga diantara jemaat yang sewilayah. Persekutuan ini mendapat respon yang sangat baik di tengah-tengah jemaat. Karena melalui persekutuan ini jemaat dapat bertumbuh iman kerohaniannya. Setiap PIKAT dilayani oleh 1-2 orang mahasiswa STT EFATA. Persekutuan PIKAT diadakan setiap hari Selasa mulai pukul 17.00 WIB, sedangkan Pikat Rajawali dan Sion mengadakan persekutuan setiap hari Jumat mulai pukul 18.30 WIB.

Anggota PIKAT terlibat aktif di dalam pelayanan Ibadah Minggu; mulai dari mengisi Vocal Group, usher, kolektan, dan choir. Sebagai wujud kebersamaan dan membina kasih seluruh PIKAT mengadaan Natal Bersama, Paskah bersama setiap tahunnya. Dalam acara tersebut setiap pikat mengadakan lomba kreativitas mulai dari Paduan Suara, membuat tumpeng, menghis telor dan berbagai kegiatan yang menunjukkan kehiduan kasih sebagai warga gereja.

Sampai saat ini tercatat ada 18 PIKAT di GPIAI EFATA Salatiga, yaitu:

NO

NAMA PIKAT

NO

NAMA PIKAT

1 Rekesan 1 13 Rajawali
2 Rekesan 2 14 Hermon
3 Dukuh 15 Sion
4 Pengilon 16 Kesambi
5 Togaten 17 Kalioso
6 Tegalrejo 18 Kembangarum
7 Banjaran 19 Kalicacing
8 Butuh 20 Klaseman
9 Tingkir
10 Serayu
  1. P3E

Selain Persekutuan dalam PIKAT ada pula Persekutuan Pelayan dan Pekerja Efata (P3E) yang diadakan setiap hari Kamis pukul. 18.30 WIB. Sebelumnya P3E bernama Persekutuan Doa EFATA.

  1. KOMISI SEKOLAH MINGGU

Pada tahun 1985 – 1987 Sekolah Minggu tercatan sekitar 300 anak. Sekolah minggu tersebut ditangani sekitar 17  guru Sekolah Minggu. Sampai sekrang Sekolah Minggu menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Mengingat tantangan zaman teknologi yang semakin modern, maka sekolah Minggu dikemas secara creatif dan inovatif. Berbagai kegiatan yang diadakan di Sekolah Minggu adalah: Kebaktian Padang, Retreat, Outbond, dan rekreasi, menonton film bersama.

Sekolah Minggu di Gereja juga turut berperan dalam menyampaikan Pendidikan Agama Kristen secara nyata. Sehingga secara teratur Komisi Sekolah Minggu mengadakan Sekolah Injil Liburan. Sekolah Injil Liburan diadakan setiap libur kenaikan kelas / kelulusan anak sekolah yaitu pada pertengahan tahun. Sampai tahun 2010, jumlah anak Sekolah MInggu tercatat rata-rata 350 anak Sekolah Minggu.

Untuk mempermudah penanganan Anak Sekolah Minggu, maka dibentuk kelompok Sekolah Minggu di setiap wilayah. Dan sampai saat ini tercatat rata-rata ada 56 guru sekolah Minggu yang tercatat. Ibadah Sekolah Minggu yang berdasarkan kewilayahan diadakan setiap Minggu pagi sekitar pukul 09.00. Sedangkan di gereja pusat diadakan setiap pukul 07.00, pkl.  09.00, dan pkl. 17.00. sedangkan Sekolah MInggu Klaseman Barat diadakan setiap hari Jumat jam 16.00 WIB.

NO

NAMA SEKOLAH MINGGU

NO

NAMA SEKOLAH MINGGU

1 Rekesan 13 Bugel
2 Pusat 1 14 Ambarawa
3 Pusat 2 15 Serayu
4 Pusat 3 16 Banjaran
5 Togaten 17 Diponegoro
6 Merapi 18 Gendongan
7 Klaseman Barat 19 Cangkrikan
8 Klaseman Timur 20 Kalioso
9 Patimura 21 Kemiri
10 Tegalrejo 22 Kesambi
11 Perengsari 23 Star Regency
12 Prampelan 24 Susukan

Untuk meningkatkan mutu pengajaran di setiap Sekolah Minggu, maka guru-guru Sekolah Minggu mengadakan rapat setiap bulan sekali guna membahas program, kurikulum, media pengajaran dan mengadakan evaluasi pengajaran. Dalam rapat ini juga mencari solusi dari setiap hambatan yang dihadapi di lapangan.

  1. KOMISI TUNAS REMAJA & REMAJA

Komisi Tunas Remaja merupakan persekutuan anak-anak usia 12-14 tahun. Pada awlanya ibadah rutin Komisi Remaja diadakan sekali setiap Minggu di gereja pada pukul 16.00 WIB. Sejalan dengan perkembangan dan untuk membentuk efektifitas pelayanan maka saat ini kegiatan pelayanan dilakukan berdasarkan kewilayahan. Saat ini ada sekitar 60 remaja dan tunas yang aktif dalam berbagai kegiatan ibadah dan persekutuan di pusat dan rating-rantingnya.

NO

NAMA DAERAH PELAYAN KOMISI TUNAS REMAJA

1 Argomas (Tunas)
2 Banjaran (Tunas)
3 Kesambi (Tunas)
4 Klaseman Barat (Tunas)
5 Klaseman Timur (Tunas)
6 Ngentak (Tunas)
7 Nanggulan  (Remaja)
8 Pengilon (Tunas)
9 Pusat 1 (remaja dan Tunas)
10 Ambarawa (Tunas)
  1. PEMUDA

Pada awal dibentuknya komisi Pemuda, Pemuda mengadakan Pekan Penyegaran Rohani dengan Tema: Bersama Allah Tiada Perkara Mustahil. Acara ini diadakan pada 14-16 September 1985. pada perkembangannya komisi pemuda pernah dilayani oleh Ibu Elizabeth R., dan 10 tahun terakhir dilayani oleh Bp Samuel Sugiarto. Sebagai jawaban atas perkembangan dan tantangan zaman, komisi pemuda secara rutin mengadakan kegiatan pelayanan untuk menjangkau pemuda. Adapun kegiatan yang pernah dilaksanakan oleh komisi pemuda adalah: JAMAH (Jangkau Anak Muda). Kegiatan jamah diadakan secara rutin tiap tahunnya. Selain JAMAH untuk mewujudkan kasih yang nyata bagi pemuda, maka pemuda juga mengadakan aksi sosial, dan camping Pemuda. Pemuda memiliki nama tersendiri yang menunjukkan eksistensinya yaitu Efata Youth dan saat ini berubah nama menjadi Youth for christ. Para pemuda yang aktif dalam ibadah Sabtu rata-rata 50 orang setiap minggunya.

  1. KOMISI KAUM WANITA

Komisi wanita di

Pembagunan gedung gereja

Gereja Pentakosta Isa Almasih Indinesia Salatiga periode 1987-2005telah berhasil membangun beberapa gedung gereja yaitu:

1.Gedung GPIAI Efata Pusat Salatiga (31 Oktober 1979)

2.Gedung GPIAI Efata Cabang Boyolali(Tahun 1985)

3.Gedung GPIAI Efata Cabang jlaram(Tahun 1986)

4. Gedung GPIAI Efata Cabang Ampel (Tahun1989)

5. Gedung GPIAI Efata Cabang Kenteng/Ngawen(Tahun 1998)

6. Gedung GPIAI Efata  Cabang sewa Kebon Banten(Tahun 1999)

7. Gedung GPIAI Efata  Cabang Gender (Tahun 1999)

8. Gedung GPIAI Efata  Sraten(Tahun 2000)

9. Gedung GPIAI Efata Klirong (Tahun 2002)

10. Gedung GPIAI Efata Purwodadi Patimuan Cilacap(Tahun 2003)

11. Gedung GPIAI Efata Soko (Tahun 2003)

12. Gedung GPIAI Efata Susukan (Tahun 2003)

13.Gedung KAPEL Rekesan (Tahun 1993)

14. Gedung GPIAI Efata (Kalbat) Krongkong (Tahun 2003)

15. Gedung GPIAI Efata (Kalbat)Tititareng (Tahun 2003)

16. Gedung GPIAI Efata (Kalbat) Sinto (Tahun 2004)

17. Gedung GPIAI Efata (Kalbat) Date (Tahun 2004)

18. Gedung GPIAI Efata (Kalbat) Ojol (Tahun 2004)

19. Gedung GPIAI Efata (Kalbat) Angsang (Tahun 2004)

20. Gedung GPIAI Efata (Kalbat) Pengau (Tahun 2004)

AKSI PELAYANAN INDONESIA

Api berdiri sebagai suatu lembaga dalam gereja yang secara konsisten mendanai dan memberikan bantuan kepada anak-anak sekolah yang kekurangan dana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: